Inilah Hyperlink Untuk Pendaftaran Vaksin Covid

Inilah Hyperlink Untuk Pendaftaran Vaksin Covid

Tapi, ini berlaku untuk lansia yang memang bergabung atau ikut dalam program instansi tersebut. Seperti kelompok penerima lainnya, para peserta lansia akan mendapatkan informasi kembali melalui SMS. Sejak 4 Januari 2021, juru bicara pemerintah untuk vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi sudah menjelaskan alur proses registrasi dan verifikasi yang harus ditempuh oleh peserta.

Vaksin bagi lansia

Untuk sasaran lansia, akan ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat mengenai jadwal vaksinasi. Kemudian mekanisme kedua adalah Kemenkes bekerja sama dengan instansi, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat. Pekan depan sebagian wilayah sudah bisa mulai vaksinasi ini,” terang dr. Siti Nadia.

“Pak Gubernur juga membuat kebijakan agar setiap ASN Pemprov Gorontalo membawa dua orang lansia untuk divaksin. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata agar semua orang tua kita terlindungi dari potensi tertular virus corona,” imbuhnya. “Kami di NU sudah mengadakan survei dengan LSI di 2017, ada sekitar 9 jutaan anggota NU yang lansia. Dan sampai saat ini sudah terdata lebih dari 320 Kiyai dan Ibu Nyai yang meninggal karena COVID-19.

Terobosan unik dilakukan di bumi reyog, Dinas Kesempatan Ponorogo membuat pengumuman bahwa warga non-lansia bisa ikut vaksinasi, jika membawa 2 lansia untuk divaksin. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong vaksinasi lansia di Ponorogo agar mencapai target. Bagi lansia yang sudah menerima vaksin harus kembali ke RSUD Kembangan 18 hari setelahnya untuk mendapatkan vaksinasi yang kedua. Dalam proses menerima suntikan yang kedua ini, penerima vaksin cukup membawa surat keterangan berisikan tanda sudah menerima vaksin dan jadwal kedatangan mereka yang kedua. Berdasarkan pengamatan Lokadata.id di lokasi ketika tiba pukul 11.00 siang, proses vaksinasi yang dilaksanakan di halaman depan rumah sakit berjalan tertib. Penerima vaksin menunggu di tempat duduk yang disediakan dan sudah dibuat berjarak satu sama lain.

Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, kurangi mobilitas, menjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan. Sebab vaksin yang diberikan bukan obat corona, namun sekadar pencegahan agar tidak tertular virus corona. Vaksinasi corona yang terus dilaksanakan dapat menciptakan kekebalan komunal sehingga penyebaran dan penularan kasus dapat ditekan. Sementara itu, China dengan murah hati menawarkan vaksin ke negara-negara yang membutuhkan. Sesuai permintaan WHO, China akan memberikan 10 juta dosis vaksin COVID-19 untuk penggunaan darurat di negara berkembang, kata Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Rabu. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah masih mengkaji berbagai hal teknis terkait program vaksinasi.

Comments are closed.